Bea Cukai Sidoarjo musnahkan JUTAAN batang rokok ilegal
Sidoarjo –
Hari ini Jumat, 20 Januari 2017 bertempat di Aula Kanwil DJBC Jawa Timur I
dilaksanakan Pemusnahan BMN berupa rokok ilegal . Pemusnahan BMN berupa rokok
ilegal yang dimulai pukul 11.30 WIB ini
dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi.
Bea Cukai
Sidoarjo memusnahkan 5,6 juta batang rokok ilegal senilai Rp 3,3 miliar dengan
nilai kerugian cukai sebesar Rp 1,6 miliar. Rokok ilegal ini merupakan hasil
penindakan periode Mei hingga Desember 2016.
Turut hadir
pada kegiatan pemusnahan BMN tersebut Kapolda Jatim, Komandan Polisi Militer Angkatan Laut, Kepala Kantor
Pengelolaan TIK dan BMN, perwakilan dari Kanwil DJKN, perwakilan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Sidoarjo, perwakilan dari
Kantor DJP, Kepala Kantor
Wilayah DJBC Jatim I, Kepala Kantor Wilayah DJBC Jatim II, serta seluruh Kepala Satker
dibawah Kantor Wilayah Jawa Timur I.
Dalam
konferensi pers yang diadakan di Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I pada
Jumat (20/01), Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi menerangkan bahwa
rokok yang dimusnahkan telah melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007
tentang Cukai, “rokok ilegal ini kami tindak karena tidak dilekati pita cukai,
ada juga yang dilekati pita cukai bekas, bahkan ada yang dilekati pita cukai
palsu. Selain itu rokok ilegal tersebut juga tidak dikemas dengan mengemas
penjualan eceran,” ujarnya.
“Hasil
tangkapan tahun ini lebih banyak dibanding dengan tahun sebelumnya. Hal ini
membuktikan bahwa jajaran Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I semakin
meningkatkan pengawasan dan penindakan di bidang cukai . Keberhasilan
pemusnahan dan penindakan rokok ilegal ini tidak lepas dari koordinasi dan
kerja sama antara Bea Cukai dengan Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan,
Pemerintah Daerah, serta instansi terkait yang berwenang melakukan pengawasan
di bidang hukum ”, kata Heru Pambudi
Dengan pemusnahan
rokok ilegal tersebut diharapkan masyarakat lebih paham dan patuh terhadap ketentuan
perundang-undangan dibidang cukai demi kemajuan bangsa yang lebih baik.
0 komentar:
Posting Komentar